ketika hati ingin mengungkit kesal.....
kau datang disaat kau telah berdua....
telah terpatri hati ini untuk sakit .....
tak berubah sikapmu yang penuh intrik....
kau umbar bahagia dan cerita seakan sinetron....
terperdaya oleh keegoisan dan tak mau kalah..
seperti kompetisi hati dan cinta, yg menyambutmu.....
seakan tak pernah kau merasakan bahagia di hidupmu.....
dan tidak berpengaruh dengan diriku saat ini.....
aku yang sibuk dengan hidupku saat ini.......
telah merenda masa depan yang bahagia.....
di saat menikah nanti tak menjadi beban siapapun.....
mempunyai suami kaya berharta tak sulit bagiku.....
tapi suami yang beragama, setia dan bertanggumg jawab adalah pilihanku.....
aku wanita yang selalu menjunjung dan menghargai pasangan....
terima kasih kepada orang yang menlaiku salah.....
kalian tak pernah tahu bagaimana saya disetiap waktu......
untuk sekelompok orang itu saja yg selalu menilaiku begitu.....
aku hanya punya ALLAH yang selalu tahu bagaimana diriku.....
dan kalian akan merasakannya nanti karena telah menilaiku salah....
dan kamu akan menyesalinya nanti....